Deskripsi Pekerjaan
Kami mencari System Administrator berbakat untuk bergabung dengan tim infrastruktur TI kami yang dinamis. Anda akan menjadi tulang punggung operasional teknologi kami, memastikan ketersediaan, keamanan, dan performa optimal seluruh sistem server, jaringan, dan layanan cloud. Peran ini sangat cocok untuk seorang profesional yang memiliki pemikiran analitis, kemampuan pemecahan masalah tingkat tinggi, dan pengalaman dalam lingkungan hybrid (on-premise & cloud).
Anda akan bekerja secara langsung dengan platform Linux dan Windows, mengelola virtualisasi (VMware/Hyper-V), serta mengimplementasikan kebijakan backup dan disaster recovery. Keahlian dalam monitoring dan otomatisasi (Ansible, Terraform, atau scripting) akan menjadi nilai tambah utama.
Tanggung Jawab
- Mengelola, memonitor, dan memelihara server Linux (Ubuntu/CentOS) dan Windows Server dalam lingkungan produksi.
- Merancang dan mengimplementasikan solsi backup serta disaster recovery untuk memastikan kelangsungan bisnis.
- Melakukan instalasi, konfigurasi, dan upgrade perangkat lunak sistem serta patch keamanan secara berkala.
- Mengelola layanan direktori (Active Directory, LDAP), DNS, DHCP, dan sertifikat SSL/TLS.
- Memonitor performa sistem dan jaringan menggunakan tools seperti Nagios, Zabbix, atau Prometheus.
- Menangani troubleshooting level 2/3 terkait isu konektivitas, service down, dan bottleneck resource.
- Mendokumentasikan konfigurasi, prosedur, serta perubahan infrastruktur secara detail dan akurat.
- Berkolaborasi dengan tim security untuk menerapkan hardening sistem dan kebijakan akses minimal.
Kualifikasi
- Pendidikan minimal S1 di bidang Teknik Informatika, Sistem Informasi, atau setara.
- Pengalaman kerja minimal 3 tahun sebagai System Administrator atau peran serupa.
- Penguasaan mendalam terhadap Linux (command line, scripting bash) dan Windows Server.
- Memahami konsep virtualisasi (VMware vSphere/Proxmox/Hyper-V) dan container (Docker).
- Berpengalaman dengan layanan cloud seperti AWS, GCP, atau Alibaba Cloud (minimum satu platform).
- Memiliki kemampuan scripting menggunakan Python, PowerShell, atau Bash untuk otomatisasi.
- Sertifikasi terkait (seperti RHCSA, MCSA, atau AWS SysOps) sangat disukai.
- Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mampu bekerja dalam tim.