Deskripsi Pekerjaan
Apakah Anda Siap Menjadi Garda Terdepan Keamanan Digital?
Di era bisnis modern, keamanan siber bukan lagi sebuah pilihan, melainkan fondasi utama kelangsungan perusahaan. SecureNet Indonesia, sebagai perusahaan konsultan keamanan siber terkemuka di Asia, mengundang para profesional berbakat untuk bergabung sebagai Analis Keamanan Siber.
Anda akan bekerja dengan tim ahli yang dinamis, menggunakan teknologi keamanan generasi terbaru untuk melindungi aset digital klien-klien Fortune 500 dan perusahaan rintisan terdepan. Kami menawarkan lingkungan kerja yang fleksibel, budaya belajar yang intens, dan jalur karir yang jelas menuju posisi arsitek keamanan atau manajer keamanan.
Bergabunglah bersama kami dan jadilah bagian dari solusi untuk melawan ancaman siber yang semakin canggih.
Tanggung Jawab
- Memantau dan menganalisis secara proaktif traffic jaringan, log keamanan, dan alert dari berbagai platform SIEM (Splunk, Sentinel) untuk mengidentifikasi potensi ancaman siber.
- Melakukan respons insiden yang cepat dan efektif, termasuk containment, eradication, dan recovery untuk meminimalkan dampak bisnis.
- Menjalankan program Vulnerability Assessment dan Penetration Testing (VAPT) secara berkala pada aplikasi web, mobile, dan infrastruktur internal.
- Menyusun dan mengimplementasikan standar keamanan informasi (ISO 27001, NIST) serta kebijakan keamanan internal perusahaan.
- Melakukan analisis forensik digital pasca-insiden untuk mengidentifikasi akar masalah dan memberikan rekomendasi perbaikan.
- Berpartisipasi dalam operasional Threat Hunting untuk mencari indikator kompromi (IoC) yang tidak terdeteksi oleh alat keamanan otomatis.
Kualifikasi
- Gelar Sarjana (S1) di bidang Ilmu Komputer, Sistem Informasi, atau Teknik Elektro (bidang keamanan informasi lebih disukai).
- Pengalaman minimal 3-5 tahun sebagai Security Analyst, SOC Analyst, atau peran keamanan siber lainnya.
- Memiliki sertifikasi profesional keamanan seperti CEH, CompTIA Security+, CISSP, atau GIAC.
- Pemahaman kuat tentang protokol jaringan (TCP/IP, HTTP/HTTPS, DNS) dan sistem operasi (Linux, Windows Server).
- Pengalaman hands-on dengan firewall, IDS/IPS, Web Application Firewall (WAF), dan Endpoint Detection & Response (EDR).
- Kemampuan scripting (Python, Bash, atau PowerShell) untuk otomatisasi tugas keamanan.
- Keterampilan komunikasi yang sangat baik dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan.